Jenis Kulit dan Bau Manusia yang Sering Digigit Nyamuk

Ilustrasi Nyamuk Mengigit Manusia. Foto: Freepik

Nyamuk, bisa dikatakan hewan yang berbahaya di musim penghujan. Sebagian orang, menganggap nyamuk akan menyukai sebagian golongan orang tertentu. 

Ada juga, yang menganggap, nyamuk menyukai orang dengan golongan darah O. Apakah hal itu dapat dibenarkan? Simak artikel ini.

Salah satu studi, akhir-akhir ini menemukan beberapa orang yang dianggap disukai oleh nyamuk, dan mungkin, bisa karena nyamuk memiliki indra penciuman yang kuat.

Para peneliti menyebutkan, orang yang memiliki daya tarik oleh nyamuk adalah orang yang menghasilkan bahan kimia tertentu pada kulitnya, sehingga, menyebabkan bau khas. 

Selain itu, hewan ini tetap setia dengan aroma favorit mereka dari waktu ke waktu.

Baca Juga  Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan

Dilansir AP News, seorang ahli saraf di Rockefeller University di New York, Leslie Vosshall mengatakan, jika memiliki kadar zat tinggi pada kulit, bisa jadi orang tersebut banyak mendapatkan gigitan nyamuk.

Kulit berminyak dan memiliki kadar asam.

Menurut peneliti, molekul minyak adalah salah satu kunci dari sebuah penelitian, Mereka menemukan, nyamuk akan tertarik apabila sebuah kulit memiliki kadar asam tertentu yang tinggi.

Molekul berminyak, juga menjadi bagian dari lapisan pelembab alami pada kulit. Setiap orang, dapat memproduksi minyak dalam jumlah yang berbeda, sehingga bakteri sehat yang hidup pada kulit manusia, memakan asam ini dan menghasilkan bagian dari bau kulit.

Vosshall menjelaskan, manusia tidak dapat menghilangkan asam ini tanpa merusak kesehatan kulitnya.

Baca Juga  Bahan Dapur yang Mampu Menghilangkan Bau Ketiak

Peneliti itu juga mengatakan, bahwa Nyamuk itu adalah hewan tangguh dan memiliki banyak rencana cadangan untuk menemukan dan menggigit manusia.

Para peneliti itu merancang sebuah eksperimen yang membandingkan bau manusia satu dengan yang lain. Hal ini dipublikasi dalam Jurnal Cell, Selasa (18/10/2022).

Sebuah penelitian lain yang ditulis oleh Maria Elena De Obaldia, mengatakan hal ini dilakukan untuk menguji daya tarik pada hewan nyamuk ini.

Pages: 1 2
Share